Minggu, 17 Desember 2017
Rakerda Gulat Jateng Medali Olimpiade
Rakerda gulat Jawa Tengah yang dilasanakan di Hotel Neo Semarang hari Sabtu tanggal 16 Desember 2017 membawa titik terang kebuntuan tentang nasib klub. Terutama klub - klub gulat yang selama ini telah ada dan hanya bisa mengandalkan kucuran dana dari KONI ato Pengkab dan Pengkot setempat. Dengan info yang di sampaikan ketua umum PGSI Jawa Tengah Bpk Andreas BW klub - klub gulat seperti mendapat angin segar yang akan mampu menghidupi klub - klub yang ada selama ini. Pasalnya klub bisa punya akses ke Kemenpora untuk bisa dapat kucuran dana. Yah dana pembinaan, sarana dan prasarana semoga tidak lama lagi Gulat Kateng bisa menjadi barometer gulat Indonesia. Percayalah pegulat yang nantinya lolos ke Olimpiade adalah pegulat dari Jawa Tengah yang akan mengibarkan merah putih tercinta di ajang bergengsi. Ajang favorit ajang yang sangat di idam - idamkan oleh semua atlet yang haus akan prestasi dan yang cinta Tanah Air. Sorada - sodara ku mari melalui klub kita kuasai prestasi olahraga di cabang Olahraga GULAT. karana sesungguhnya yang punya Atlet sejatinya adalah klub. Yah klub , dari klub mereka di tempa dan di besarkan maka bangkitlah klub - klub gulat Jawa Tengah. Kita maju bersama bangun dan besarkan INDONESIA dengan torehan prestasi melalui prestasi gukat tentunya.
Siapa yang tak bangga siapa yang tak mau menginjakan kaki di podium OLIMPIADE? Tentunya sodara - sodara ku semua yang mampu menjawab dengan bukti nyata medali gulat di event olimpiade.
Salam olahraga
Jayalah Indonesia ku
Salam JIDAG.
(himura)
Jumat, 15 Desember 2017
PGSI bersama Trimedy
SEMARANG – Pengprov Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Jateng optimistis perkembangan olahraga gulat di bawah kepemimpinan Trimedya Panjaitan akan semakin baik. Anggota Komisi III DPR RI itu dinilai punya kemampuan manajerial yang baik serta visi dan misi kuat untuk memimpin PP PGSI periode 2017-2021.
“Kami mendukung penuh Pak Trimedya saat munas PP PGSI di Ambhara Jakarta, beberapa waktu lalu. Sebab beliau memiliki komitmen yang tinggi memajukan gulat Indonesia di kancah internasional. Di sisi lain, penataan organisasi semakin baik, transparan, dan akuntabilitas. Dia sangat berkomitmen untuk itu,” tutur Ketua Umum Pengprov PGSI Jateng Andreas Budi Wirohardjo di Semarang, Kamis (14/12).
Dengan program yang terukur, Andreas yakin emas gulat Olimpiade Tokyo 2020 bisa terwujud. Dirinya juga yakin, Trimedya akan membuat sebuah program untuk mewujudkan hal tersebut. Andreas menilai, seharusnya pengprov tak lagi berpikir pada hasil PON. Tetapi sudah saatnya berpandangan jauh menuju pentas dunia dan dirinya melihat potensi gulat Indonesia sangat besar.
“Visi dan misi kami sama dengan Trimedya, yakni memajukan prestasi atlet gulat menuju pentas internasional. Jateng siap mendukung program yang selaras dengan cita-cita tersebut. Hal yang paling penting saat ini adalah melakukan regenerasi atlet di daerah-daerah. PP PGSI harus mau turun hingga daerah untuk memantau pegulat potensial,” ucapnya.
Asian Games Indonesia 2018 mendatang, lanjutnya, menjadi batu pijakan bagi Indonesia mempersiapkan atlet menuju Olimpiade 2020 nanti. Dalam visi misinya, Trimedya Panjaitan bertekad menghidupkan pembibitan dan pembinaan gulat dari seluruh Tanah Air. Tak tanggung-tanggung, dirinya juga akan membenahi Pengprov PGSI yang tidak aktif. (okberita/ee)
Sumber : okberita.com
Sumber : okberita.com
Pelukan Seorang Ayah
Pic ini didapat dari ruangan praktek Prof.Dr. Djauhar Ismail,SpA, MPH, PhD. di klinik tumbuh kembang RS Sardjito.
Tidak lama saya berada di ruangan ini hanya sekitar 20 menit, namun luar biasa tamparan besar buat saya, karena kekurangsyukurnya saya, karena kesombongan saya, karena keterlenaan saya.
Ruangan klinik tumbuh kembang masih sepi hanya ada 3 pasien..
Sudut pandangan yang pertama, duduklah saya disamping seorang ibu yang sangat muda menggendong babynya yang sepertinya microchepaly (ukuran kepala kecil) yang artinya membuat perkembangan motorik anak menjadi terganggu, di usianya yang sudah 9 bulan, dia belum sanggup mengangkat kepalanya. Yang membuat saya kagum si ibu ini hanya datang sendiri tanpa suami dan keluarganya. Padahal dalam keadaan demikian saya yakin perempuan butuh laki-laki.
Di sudut pandangan sebelah timur, tampak seorang ibu yang sudah kelihatan agak sepuh sedang menitah anaknya. Ya, anak itu sudah berusia 5 tahun tapi belum bisa berjalan, menurut sang ibu (sebelumnya saya kira neneknya) anaknya terdiagnosa down syndrome. Dan lagi-lagi ibu itu hanya ditemani oleh anak perempuannya yang masih SMA.
Di sudut pandangan depan saya, seorang anak sedang di terapi speech delayed. Dia masih kesulitan dan malas bicara padahal usianya sudah 4 tahun. Hanya ada 2 kata yang selalu diucap yaitu mamah dan maem. Dan sekali lagi tidak tampak sosok laki-laki di dekatnya, hanya ada mamah dan neneknya.
Tidak berapa lama, beliau datang dan meminta saya ke ruangan dan tidak sampai 3 menit urusan acc ujian beres, selebihnya kami banyak berbincang. Penasaran saya tanyakan makna dan maksud beliau memajang gambar "FATHER'S TOUCH".
Penjelasan beliau panjang lebar yang intinya saat ayah memeluk, menyentuh sesungguhnya ia sedang mentransfer kemampuan dan kemandirian pada diri anak. Selain itu aspek yang sifatnya berani berinteraksi dengan figur otoritas yang dimiliki ayah.
Hmmmm....dalem sekali maknanya.
Beliau mengatakan,
" Coba, njenengan lihat di ruangan ini mana anak yang diantar ayah, kakek atau om atau pakdhenya?.." hehee iya juga ya.
Tak heran jika banyak anak perempuan yang dekat dengan ayahnya akan tumbuh sebagai pribadi yang tangguh. Tentu tak heran pula jika banyak para gadis kemudian berusaha mencari dan menikahi laki-laki pujaannya kelak yang memiliki sifat dan sikap seperti ayah yang dikaguminya.
Sedangkan pelukan dari ibu akan mentransfer sifat penuh kasih atau empati pada anak. Ibu itu figur afeksi, yang ketika anak sakit, ia akan memeluk anak maupun mengambilkan obat untuk anak. Anak yang sering mendapat pelukan ibu akan menjadi pribadi yang mudah memberikan kasih sayang atau rasa simpati kepada orang lain.
Ditilik dalam kehidupan nyata, ayah memang tak selalu intens dalam memberikan pelukan kepada anak.
Bisa jadi, ayah yang sulit memeluk dulunya juga mungkin jarang dipeluk....(ehmmmm.....)
Karena si ayah tumbuh dan berkembang jarang dipeluk, ia akan melakukan hal yang sama kepada anaknya. Tetapi kalau ia biasa dipeluk, ia akan memeluk anaknya. Dalam penelitian yang dirilis dalam buku The Miracle of Hug, mengungkap bahwa pelukan orangtua kepada anaknya dapat membangun konsep diri yang positif, mengurangi emosi negatif seperti kesepian, cemas atau frustasi, serta meningkatkan kecerdasan otak, merangsang keluarnya hormon oksitosin yang memberikan perasaan tenang pada anak.
Dengan pelukan pula, anak akan merasa dicintai dan dihargai. Anak yang sering mendapat pelukan dari orang tuanya akan lebih efektif sembuh dari depresi, dan akan timbul rasa percaya dirinya untuk menyelesaikan berbagai permasalahan. Bahkan, pelukan saat inisiasi dini, sesaat setelah bayi terlahir ke dunia, akan mentransfer sejenis mikroorganisme yang membuat daya tahan tubuh bayi semakin kuat.
Tak perlu khawatir dengan mitos yang mengatakan bahwa anak yang sering mendapat pelukan akan menjadi cengeng. Lupakan paradigma kalau anak saya laki-laki harus bermental kuat, kalau dipeluk-peluk nanti melempem.
Enyahkan pikiran kalau anak saya cuman perempuan satu-satunya ini, dengan didikan "kenceng" supaya dia mandiri tidak manja.
Tegas, mandiri, kuat tidak harus dibentuk dengan kekerasan (verbal atau fisik sekalipun).
Banyak pakar yang sudah ber-quotion bahwa sentuhan dan pelukan orangtua kepada anaknya sungguh memiliki kehebatan luar biasa yang tidak dimiliki obat-obat ciptaan dokter di dunia.
Jadi, siapkan sentuhan dan pelukan terbaik untuk anak-anak tersayang.
Minta maaflah dan istighfarlah sudah sering bertindak "kasar" kepada anak-anak.
🌴🎆🌴
((QAini))
Sumber : facebook
Kamis, 14 Desember 2017
Seleksi tenaga protokol (Non PNS) bagian humas dan protokol setda Kab. Tegal
Bagian Humas dan Protokol Setda Kab. Tegal memberikan kesempatan kepada putra-putri terbaik bangsa yang memiliki integritas tinggi, berwawasan luas dan berkompeten dalam bidang komunikasi untuk bergabung sebagai tenaga protokol (Non PNS) di Bagian Hubungan Masyarakat dan Protokol Sekretaritat Daerah Kabupaten Tegal .
Adapun Persyaratannya sebagai berikut:
I. PERSYARATAN UMUM
- Warga Negara Republik Indonesia;
- Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa;
- Usia maksimal 25 Tahun;
- Pendidikan minimal D3 Jurusan Komunikasi;
- Tinggi badan minimal 155 cm;
- Sehat jasmani dan rohani;
- Belum menikah;
- Berpenampilan menarik;
- Berkelakuan baik dan tidak pernah dihukum penjara/kurungan;
- Tidak sedang menjalani perjanjian/kontrak kerja pada instansi lainnya;
- Diutamakan pernah mengikuti ajang pemilihan duta wisata;
- Diutamakan fasih/ menguasai bahasa Inggris dan atau bahasa asing lainnya;
- Diutamakan menguasai keterampilan lain (komputer, tata rias).
II. PERSYARATAN ADMINISTRASI
- Mengajukan surat lamaran pekerjaan kepada Kepala Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Tegal;
- Melampirkan daftar riwayat hidup;
- Foto copy Kartu Tanda Penduduk;
- Foto copy Kartu Keluarga;
- Foto copy ijazah terakhir;
- Foto copy transkrip nilai;
- Pas foto berwarna ukuran 4×6 sebanyak 4 lembar
- Surat keterangan sehat dari dokter pemerintah;
- Surat keterangan catatan kepolisian;
- Surat keterangan kerja lainnya;
Batas waktu pendaftaran berlaku mulai saat Pengumuman ini ditayangkan atau mulai hari Rabu, 13 Desember 2017 sampai dengan 15 Desember 2017 (pada jam kerja). Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi Bagian Humas dan Protokol Setda Kabupaten Tegal di Nomor Telp. (0283) 491764 ext 131.
Mengenali dan mengendalikan anak
Bismillaah
1— Jika melihat anakmu menangis, jangan buang-buang waktu untuk mendiamkannya. Coba tunjukkan burung atau awan ke arah langit agar dia melihatnya, dia akan terdiam. Kerana psikologi manusia saat menangis, adalah menunduk.
2— Jika ingin anak-anakmu berhenti bermain, jangan berkata: "Sudah, jangan main lagi, stop sekarang!". Tapi katakan kepada mereka: "Mainnya 5 menit lagi yaaa". Kemudian ingatkan kembali:"Dua menit lagi yaaa". Kemudian barulah katakan:"Sudah Ya, waktu main sudah habis". Mereka akan berhenti bermain.
3— Jika anak-anak sedang ribut-ribut atau menyebabkan keadaan riuh di sesuatu tempat, dan Anda ingin mengalihkan perhatian mereka, maka katakanlah: "siapa yang mau mendengar cerita ibu? angkat tangan..". Salah seorang akan mengangkat tangan, kemudian disusul dengan anak-anak yang lain, dan semuanya akan diam.
4— Katakan kepada anak-anak sewaktu mau tidur:"tidur sayang.. besok pagi kan kita sholat subuh", maka perhatian mereka akan selalu ke akhirat. Jangan berkata: "Ayo tidur, besok kan sekolah", akhirnya mereka tidak sholat subuh karena perhatiannya adalah dunia.
5— Nikmati masa kecil anak-anakmu, karena waktu akan berlalu sangat cepat. Kenakalan dan kekanak-kanakan mereka tidak akan lama, ia akan menjadi kenangan. Bermainlah bersama mereka, tertawalah bersama mereka, berguraulah bersama mereka.
6— Tinggalkan HP seketika, dan matikan juga TV. Jika ada teman yang menelpon karena urusan tak penting, katakan:"Maaf, saya sedang sibuk dengan anak-anak". Semua ini tidak menyebabkan wibawamu jatuh, atau hilangnya keperibadianmu. Orang yang bijaksana tahu bagaimana bagaimana cara menyeimbangkan antara urusan lain dan mendidik anak.
Selain itu, jangan lupa berdoa dan bermohon kepada Allah. Dengarkan doa kita didepan anak-anak supaya mereka tahu betapa pentingnya mereka pada kita.
Sumber : FP Syech Ali Jaber
Rabu, 13 Desember 2017
Selamat untuk pak Trimedya Panjaitan
Selamat kepada Trimedya Panjaitan untuk memimpin PP PGSI 2018-2022, Andreas Budi Wirohardjo secara terbuka juga menyatakan bahwa nama Trimedya Panjaitan sudah langsung disebut oleh Menpora Imam Nahrawi saat mereka bertemu awal November 2017 lalu. "Waktu itu pak Imam bertanya, siapa yang akan memimpin PGSI? Saya cerita, dan pak Menpora bilang, pak Trimedya saja," papar Andreas Budi Wirohardjo.
Slamat dan selamat. Atas terpilihnya Bapak Trimedya Panjaitan sebagai ketua PP PGSI
Slamat dan selamat. Atas terpilihnya Bapak Trimedya Panjaitan sebagai ketua PP PGSI
Kuat di lakoni ora kuat di tinggal NGOPI
Kuat dilakoni, gak kuat ditinggal NGOPI ☕ Soale menungso kuwi sejatine mung kurang siji... Yoiku: NGOPI
.
NGOPI iku tegese (Ngolah Pikiran), mulo kopi iku rasane PAIT. Nanging sak pait-paite kopi.. isih iso digawe LEGI.
.
LEGI (Legowo ning ati) / Berlapang Dada Hatinya, carane kudu ditambahi GULO.
.
GULO (Gulangane Roso) / Mengelola Perasaan Baik, sing asale soko TEBU.
.
TEBU (Anteb Ning Kalbu) / Mantab Hatinya, banjur diwadahi CANGKIR.
.
CANGKIR (Nyancangne PiKIR) / Menguatkan Pikiran, trus disiram WEDANG.
.
WEDANG (Wejangan Sing Marahi Padang) / Nasehat Yang Menentramkan Hati, ojo lali di-UDHEG.
.
UDHEG (Usahane Ojo Nganti Mandeg) / Usaha Jangan Sampai Berhenti, anggone ngudheg nganggo SENDOK.
.
SENDOK (Sendhekno Marang Sing Nduwe Kautaman) / Pasrahkan Pada Yang Maha Kuasa, dienteni sithik ben rodo ADEM.
.
ADEM (Ati digowo Lerem) / Hati Jadi Tenang, njut bar kui lagi di-SERUPUT.
.
SERUPUT (Sedoyo Rubedo Bakal Luput) / Semua Godaan akan Terhindar.
.
Meniko Falsafahipun "NGOPI"
Ayo... Ngopiii ....☕
Sadulur Kabeh, mugi ing dinten niki tansah, pinaringan sehat soho berkah saking Gusti Allah.,,
.
Aamiin 🙏🙏🙏
.
NGOPI iku tegese (Ngolah Pikiran), mulo kopi iku rasane PAIT. Nanging sak pait-paite kopi.. isih iso digawe LEGI.
.
LEGI (Legowo ning ati) / Berlapang Dada Hatinya, carane kudu ditambahi GULO.
.
GULO (Gulangane Roso) / Mengelola Perasaan Baik, sing asale soko TEBU.
.
TEBU (Anteb Ning Kalbu) / Mantab Hatinya, banjur diwadahi CANGKIR.
.
CANGKIR (Nyancangne PiKIR) / Menguatkan Pikiran, trus disiram WEDANG.
.
WEDANG (Wejangan Sing Marahi Padang) / Nasehat Yang Menentramkan Hati, ojo lali di-UDHEG.
.
UDHEG (Usahane Ojo Nganti Mandeg) / Usaha Jangan Sampai Berhenti, anggone ngudheg nganggo SENDOK.
.
SENDOK (Sendhekno Marang Sing Nduwe Kautaman) / Pasrahkan Pada Yang Maha Kuasa, dienteni sithik ben rodo ADEM.
.
ADEM (Ati digowo Lerem) / Hati Jadi Tenang, njut bar kui lagi di-SERUPUT.
.
SERUPUT (Sedoyo Rubedo Bakal Luput) / Semua Godaan akan Terhindar.
.
Meniko Falsafahipun "NGOPI"
Ayo... Ngopiii ....☕
Sadulur Kabeh, mugi ing dinten niki tansah, pinaringan sehat soho berkah saking Gusti Allah.,,
.
Aamiin 🙏🙏🙏
Langganan:
Postingan (Atom)







