Pengertian P3K adalah PertolonganPertama Pada Kecelakaan (P3K) merupakan pertolongan pertama yang harus segera diberikan kepada korban yang mendapatkan kecelakaan atau penyakit mendadak dengan cepat dan tepat sebelum korban dibawa ke tempat rujukan atau Rumah sakit. P3k yang dimaksud yaitu memberikan perawatan darurat pada korban, sebelum pertolongan pertama yang lengkap diberikan oleh dokter atau petugas kesehatan lainnya.
P3k diberikan untuk menyelamatkan korban, meringankan penderitaan korban, mencegah cidera atau penyakit yang lebih parah, mempertahankan daya tahan korban, dan mencarikan pertolongan yang lebih lanjut.
Macam-macam cedera
1. Memar, yaitu jenis cedera yang disebabkan oleh benturan atau pukulan pada kulit. Memar ini menimbulkan daerah kebiru-biruan atau kehitaman pada kulit, dikarenakan jaringan di bawah permukaan kulit rusak dan pembuluh darah kecil pecah, sehingga darah merembes ke sekitar kulit. Luka memar ini bisa di hentikan pendarahan kapiler nya melalui pengompresan area memar dengan menggunakan es batu selama 12-24 jam.
2.Pendarahan, yang biasa terjadi karena pecahnya pembuluh darah sebagai akibat trauma pukulan atau terjatuh. Pendarahan ada berbagai jenis ;
โข Pendarahan hidung/mimisan, bisa diatasai dengan menggunakan daun sirih, yang dicuci bersih, kemudian di roll dan dimasukkan kedalam lubang hidung
โขPendarahan mulut, bisa diatasi dengan penekanan secara langsung apabila yang mengalami pendarahan bibir/gusi. Dan apabila gigi goyang, jangan langsung kita cabut, tetapi langsung saja dibawa ke dokter gigi.
โข Pendarahan pada kulit, kita dapat menindaknya dengan cara ; membersihkan luka terlebih dahulu dengan menggunakan antiseptic/alcohol, lalu setelah luka kering kita dapat memberi obat yang mengandung antiseptic. Apabila sobekan luka lebih dari 1 cm, maka harus dijahit. Apabila lepuh/sobek bersihkan sisa-sisa kulitnya.
3.Patah tulang, suatu keadaan yang mengalami keretakan , pecah atau patah baik pada tulang maupun tulang rawan.
4.Kram otot, yaitu kontraksi terus-menerus yang dialami oleh otot atau sekelompok otot yang mengakibatkan rasa nyeri.
Peralatan atau perlengkapan pertolongan pertama pada kecelakaan minimal yang perlu dipersiapkan dalam usaha memberikan pertolongan, antara lain sebagai berikut:
1. Kasa Pembalut (Perban)
Perban terbuat dari kain yang jarang dan tipis. Perban ini dipergunakan untuk membalut luka yang sudah ditutup kasa steril.
2. Kasa Steril
Kasa yang sudah disterilkan digunakan untuk menutup luka. Kasa steril adalah kain yang bebas dari kuman-kuman penyakit.
3. Plester
Plester digunakan untuk merekatkan kasa penutup agar tidak terlepas. Dalam meletakkan kasa penutup, plester ditempatkan pada beberapa tempat dan jangan melewati bagian tengah luka.
4. Plester Obat
Plester obat (plester yang mengandung obat) biasanya digunakan untuk menutup luka kecil yang telah dibersihkan, misalnya akibat teriris atau tersayat benda tajam. Pada permukaan tengah plester terdapat lapisan yang mengandung obat.
5. Pembalut Segitiga
Pembalut segitiga (mitella) biasanya digunakan untuk korban yang mengalami kecelakaan seperti patah tulang lengan, luka di kepala atau cedera pada sendi lutut. Pembalut segitiga terbuat dari kain putih dengan ukuran 90 cm dan 125 cm. Pinggirnya tidak dijahit agar ketika dipakai tidak menekan luka atau cedera.
6. Kapas
Kapas digunakan untuk membersihkan luka atau mengoleskan obat. Biasanya sebelum digunakan, kapas terlebih dahulu dibasahi dengan air bersih yang steril atau larutan pembersih luka, setelah itu baru dipakai untuk membersihkan luka yang kotor.
7. Gunting
Gunting yang digunakan sebaiknya gunting perban tahan karat.
8. Lampu Senter
Lampu senter digunakan untuk melihat luka tertentu agar lebih jelas, misalnya suatu benda yang masuk ke telinga atau melihat benda yang sangat kecil di dalam luka
9. Jepitan
Jepitan (pinset) digunakan untuk mengambil suatu benda yang kecil di dalam luka atau mengambil kotoran yang melekat pada permukaan luka. Pinset juga biasanya dipakai untuk menjepit kapas atau kasa steril. Sebelum dipakai sebagaiknya pinset dibersihkan dahulu dengan alkohol 70% atau direbus.
Pertolongan Pada Shock
Shock adalah gangguan keadaan umum yang disebabkan karena pembuluh darah kurang terisi sehingga aliran darah terganggu/
a. Gejala-gejalanya
Kulit dan muka korban pucat dan terasa dingin
Nadinya cepat
Pernapasan cepat
Korban merasa haus
Kesadarannya hilang atau berkurang
b. Usaha pencegahannya
Letakkan korban terlentang dengan kepala lebih tinggi dari kaki
Selimutilah tubuh korban dengan selimut yang tebal supaya hangat
Jika masih sadar berilah minuman yang hangat. Kalau ada luka dalam perut, jangan sekali-kali diberi minum
Kalau korban pinsan, letakkan amoniak di bawah hidungnya
Sedapat mungkin hilangkan perasaan sakit
Pindahkan korban ke tempat yang aman dengan hati-hati
Obat-obatan yang wajib ada di kotak p3k
1. Obat untuk luka bakar dan lebam/kita bisa menggunakan salep biaplacenton, paracetamol, ibuprofen, obat diare, larutan oralit/larutan gula dan garam.
2. Peralatan kotak obat, seperti ; kasa steril, cairan antiseptic/alcohol dan betadine, kapas, berbagai jenis plester, gunting, thermometer, peniti, tissue, cotton bud.
3.Al pelindung, seperti sarung tangan latex, dan juga masker.
Materi P3K bisa di download ( klik di sini )
Selamat mempelajari materi terahir di semester ganjil Tahun Pelajaran 2020 - 2021